Ticker

Dok, Kemoterapi Itu Apa?

TANYA:
Dokter, saya seorang wanita, umur 45 tahun, menderita kanker payudara kanan dan sudah dioperasi pengangkatan seluruh payudara kanan beserta dengan tumornya di salahsatu Rumah Sakit di Pulau Jawa. Setelah operasi, oleh dokter dianjurkan untuk dilanjutkan dengan pengobatan khemoterapi. Saya ingin bertanya, mengapa sudah dioperasi tetapi masih juga harus dikhemoterapi? Apa itu khemoterapi? Apa saja efek sampingnya? Apakah dapat dilakukan di Pontianak? Kalau peserta Askes, apakah obat khemoterapi ditanggung oleh Askes. Menurut kabar yang saya dengar, sesudah dikhemoterapi, rambut akan rontok, benarkah begitu dok? Mohon dijawab dok. Terima kasih. ~ Ny. MS di Pontianak.

JAWAB:
Ibu MS, pengobatan pada kanker payudara ada beberapa macam, yaitu operasi, khemoterapi, radiotherapi atau hormonal therapi. Masing-masing mempunyai indikasi sesuai dengan keadaan penyakit atau stadium kankernya. Bisa hanya satu macam terapi saja atau bisa juga kombinasi satu atau lebih macam terapi seperti yang ibu alami.

Untuk kanker payudara stadium satu, dimana tumor masih berukuran kurang dari 2 cm dan belum ada penyebaran di kelenjar ketiak, bisa hanya operasi saja. Namun bila kanker payudara sudah stadium dua atau tiga, dimana tumor sudah berukuran lebih dari 2 cm, sudah ada penyebaran di kelenjar ketiak, sudah ada borok di kulit maka terapinya adalah kombinasi operasi pengangkatan payudara dilanjutkan dengan khemoterapi. Stadium satupun harus dilakukan kombinasi operasi dan khemoterapi bila tumor menunjukkan gradasi yang tinggi secara pemeriksaan histopatologis. Mungkin tumor payudara ibu termasuk pada salah satu diantara hal tersebut.

Khemoterapi adalah pemberian obat antikanker yang bertujuan membunuh sel-sel kanker, dengan cara pemberian melalui infus. Obat khemoterapi umumnya berupa kombinasi dari beberapa obat yang diberikan secara bersamaan dengan jadwal yang diberikan secara bersamaan dengan jadwal yang telah ditentukan. Seperti halnya pemberian infus pada penyakit lain seperti diare, penderita harus diberikan terapi di Rumah Sakit, dengan waktu pemberian beberapa jam. Setelah pemberian khemoterapi selesai, dan tidak ada keluhan, penderita dapat langsung pulang.

Selain membunuh sel kanker, obat khemoterapi juga berefek pada sel-sel sehat yang normal, terutama yang cepat membelah atau cepat tumbuh seperti rambut, lapisan mukosa usus, sumsum tulang. Jadi efek samping yang sering terjadi adalah rambut rontok, mual bahkan sampai muntah, sel-sel darah yang menurun terutama sel darah putih. Namun efek samping itu dapat dihindarkan dengan pemberian obat anti muntah yang kuat, pengawasan yang ketat. Setelah 2 -3 minggu pemberian khemoterapi biasanya sel-sel darah kembali normal.

Khemoterapi dapat dilakukan di Pontianak, tidak perlu harus di pulau Jawa. Untuk peserta Askes, obat-obat khemoterapi termasuk obat yang ada dalam daftar tanggungan Askes, sehingga para penderita kanker peserta Askes dapat diberikan khemoterapi dengan tanggungan dari Askes. Hanya obat-obat yang tidak ditanggung Askes, seperti obat anti muntah yang kuat, harus dibeli sendiri oleh penderita. Yang terpenting pada pemberian khemoterapi adalah pemberiannya harus dilakukan oleh dokter yang benar-benar memahami tentang obat khemoterapi, karena efek sampingnya yang berat dan perlu pengawasan ketat. Untuk saat sekarang obat-obat khemoterapi sudah tersedia di Pontianak.

Memang benar, bahwa salah satu efek samping pemberian obat khemoterapi adalah rambut menjadi rontok. Namun hal ini sifatnya sementara, nanti setelah selesai pemberian khemoterapi, biasanya 6 kali pemberian dalam kurun waktu 5-6 bulan dimana setiap pemberian adalah 21-28 hari sekali, maka rambut akan kembali tumbuh normal. Satu hal yang harus diperhatikan dalam pemberian khemoterapi adalah bahwa pemberian khemoterapi harus diberikan secara penuh sampai selesai sesuai jadwal yang ditetapkan, tidak boleh setengah-setengah, jadi diberikan semua atau tidak sama sekali. Semoga pertanyaan sudah terjawab.


Posting Komentar

1 Komentar

  1. Apakah kemoterapi satu-satunya jalan untuk mengobati kanker nasofaring yang sudah stadium 4?

    BalasHapus

Ad Code