Memahami Arti “Sembuh” Pada Penderita Kanker

Dokter, saya sudah divonis oleh seorang dokter menderita kanker payudara stadium tiga dan dianjurkan untuk diobati dengan serangkaian pengobatan. Hal yang ingin saya tanyakan adalah seberapa besar harapan kesembuhan saya bila mengikuti semua program pengobatan yang harus saya ikuti? Tolong dijawab Dok? Terimakasih. ~ Ny. Neti, Singkawang.

2. Dok, ibu saya menderita kanker jaringan lunak. Sudah dilakukan operasi dan dianjurkan dilanjutkan pengobatan Radioterapi di Jakarta. Apakah masih dapat diobati? Apakah bisa bisa sembuh total? Apakah kanker memang tidak dapat disembuhkan? Terimakasih. ~ Ny. Lena, Pontianak.


Artikel Terkait

3 Respons untuk:
Memahami Arti “Sembuh” Pada Penderita Kanker

14 Januari 2010 03.37

Semua penderita kanker maupun keluarganya sangat berharap bahwa penyakit kanker yang diderita dapat disembuhkan secara total dan tidak kambuh lagi, bila perlu tidak perlu kontrol-kontrol lagi yang sangat membutuhkan tenaga, biaya dan waktu. Mereka sangat berharap mendapatkan kesembuhan dan kesehatan layaknya orang normal biasa dengan harapan hidup yang baik dan bebas dari kekambuhan penyakit kanker.

Namun pada kenyataannya sebagian diantara mereka mengalami kekecewaan, karena walaupun sudah dilakukan tindakan pengobatan yang sudah sesuai dianjurkan dokter, sudah diupayakan pengobatan yang maksimal, tetapi penyakit kanker kambuh kembali. Beberapa diantaranya bahkan sudah dinyatakan sembuh, tetapi ternyata kambuh lagi. Mengapa tidak seperti penyakit lainnya misalnya hernia, usus buntu, atau tumor-tumor jinak yang bila sudah dilakukan operasi maka dapat sembuh total.

Ukuran Kesembuhan
Pada kanker atau tumor ganas, terdapat beberapa istilah atau ukuran yang menggambarkan tingkat harapan kesembuhan. Cure atau sembuh adalah istilah yang menggambarkan sembuh secara klinis dimana tidak ada kanker lagi yang terdeteksi dan penderita memiliki harapan hidup yang sama dengan orang sehat.

Survival rate atau tingkat harapan hidup, menggambarkan berapa lama dan berapa persen penderita kanker dapat bertahan hidup pada suatu fase waktu, misalnya 5 tahun, 10 tahun.

Disease-free interval atau tingkat bebas dari kekambuhan, menggambarkan berapa lama waktu bebas kanker secara klinis setelah diobati sampai terjadi kekambuhan kembali penyakit kankernya.

Respons pengobatan, menggambarkan respons suatu kanker terhadap suatu upaya pengobatan baik kemoterapi, radioterapi, artinya setelah diberikan kemoterapi atau radioterapi maka ukuran tumor apakah akan mengecil, tetap atau malah makin membesar.

Secara umum yang terlihat oleh penderita dan keluarga adalah respons pengobatan. Namun respons pengobatan tidak identik dengan tingkat harapan hidup dan tingkat bebas dari kekambuhan maupun kesembuhan.

14 Januari 2010 03.39

Tiap Kanker Berbeda
Sifat kanker satu dengan yang lain sangat berbeda sifatnya. Ada kanker yang sifatnya sangat jahat dan cepat sekali merusak ke jaringan disekitarnya dan menyebar jauh, namun ada juga kanker yang relatif baik yang jarang sekali menyebar jauh.

Ada juga kanker yang sifat kekambuhan lokalnya sangat tinggi, walaupun sudah dioperasi maupun radioterapi. Ada juga kanker yang sering kambuh di tempat jauh walaupun sudah dioperasi dan di kemoterapi.

Kanker yang sama juga memiliki sifat yang berbeda. Sebagai contoh kanker payudara, memiliki tipe histopatologi yang berbeda yang masing-masing akan mempengaruhi sifatnya apakah jahat sekali atau hanya jahat saja.

Demikian juga kanker kelenjar gondok, banyak sekali subtypenya yang masing-masing memiliki sifat yang berbeda sifat kejahatannya.

Kanker yang masih bersifat agak baik dan hampir dapat disembuhkan dengan cara operasi adalah kanker kulit basal cell carcinoma. Bila belum terlalu besar, dengan operasi radikal sampai tepi dan dasar sayatan bebas tumor, maka kanker ini dapat sembuh, dan jarang kambuh dan sangat jarang sekali bahkan hampir tidak pernah menyebar jauh.

Kanker yang berespons sangat baik dengan kemoterapi adalah kanker kelenjar getah bening. Kanker ini pengobatan utamanya memang dengan kemoterapi. Walaupun ukurannya besar, namun setelah diberi kemoterapi akan mengecil dan bahkan hilang. Namun terkadang, suatu saat bisa juga muncul kembali.

Kanker yang tidak dapat dioperasi adalah kanker nasofaring, dan terapi yang terbaik adalah dengan kemorediasi yaitu gabungan antara radioterapi dan kemoterapi.

Responsnya bervariasi antara 50 % sampai 90 %, tergantung pada jenis regimen kemoterapi yang diberikan. Sedangkan pada kanker nasofaring yang sudah stadium lanjut survival untuk 5 tahun berkisar antara 10 % - 40 %.

Kanker jaringan lunak termasuk salah satu kanker yang jahat, karena kanker ini sangat sering kambuh lokal dan beberapa diantaranya juga sering menyebar ke paru. Kalau ukurannya masih kecil, tingkat kekambuhannya tidak terlalu tinggi.

Namun bila ukurannya sudah sangat besar dan sudah mengenai struktur jaringan disekitarnya, maka hal ini menjadi masalah.

Untuk kanker jaringan lunak, pengobatannya memang operasi lalu kombinasi dengan radioterapi. Bila sudah ada penyebaran ke tempat jauh barulah dilakukan kemoterapi. Walaupun semua upaya ini tidak dapat menyembuhkan dalam arti benar-benar sembuh. Kanker ini masih bisa kambuh lagi, karena sifat dasarnya yang memang sering kambuh lokal di dekat daerah bekas operasi.

Pengobatan kanker, sebagian besar merupakan pengobatan multimodalitas, artinya diperlukan beberapa upaya pengobatan sekaligus. Misalnya setelah operasi harus dilakukan radioterapi. Atau sesudah operasi harus dilakukan kemoterapi. Bisa juga setelah operasi dilakukan kemoterapi lalu radioterapi. Pada kanker nasofaring kombinasi antara kemoterapi dan radioterapi. Kendala di Kalimantan Barat saat ini adalah belum adanya radioterapi.

Sehingga bila memerlukan radioterapi, maka penderita harus dirujuk ke Jakarta atau kota besar lainnya yang ada sarana radioterapi. Sayangnya tidak semua orang mampu untuk berangkat ke Jakarta yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akibatnya pengobatan beberapa jenis kanker di Pontianak tidak dapat maksimal.

Harapan penderita, keluarga maupun dokter adalah kesembuhan total penderita. Namun hingga saat ini dengan semua jenis pengobatan yang ada, masih ada beberapa kanker yang walaupun sudah diobati dengan semua pengobatan, namun masih juga bisa kambuh.

Pada umumnya, semakin dini stadium kanker saat diobati, maka tingkat harapan hidup atau survival makin tinggi dan tingkat bebas penyakit semakin lama, serta semakin kecil resiko kekambuhan. Demikian pula sebaliknya.

Semoga pertanyaan sudah terjawab.

31 Desember 2013 16.39

Informasi yang sangat baik, mungkin bisa coba produk kami yang bekerja pada sistem imun (kekebalan tubuh), di mana dari hasil riset, uji klinis, dan testimoni sudah banyak menyembuhkan banyak penyakit kanker. Info lengkap : http://www.4life-better.blogspot.com

Poskan Komentar